30 September 2019 09:26:29
Ditulis oleh Admin

SEDEKAH BUMI DAN TAYUB BENTUK SYUKUR MASYARAKAT DESA SEMANDING

Sedekah bumi digelar masyarakat Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, mulai Minggu (29/09/2019). Sedekah bumi ini diawali dengan pengajian pada Minggu malam di punden makam Pule di Dusun Semanding Barat. Pengajian di makam Pule merupakan awal dari runtutan sedekah bumi di seluruh makam desa Semanding.

Sedekah bumi digelar setiap Minggu malam dan Rabu malam di wilayah makam desa Semanding. Mulai dari makam Pule, makam Waru, makam Juwet, makam Kayen, makam Ngari dan diakhiri di makam Kewal. Sedekah bumi ini rutin digelar masyarakat desa Semanding sebagai bentuk syukur dan bersih desa agar terhindar dari segala hal yang kurang baik untuk desa.

Khusus sedekah bumi di punden makam Pule, digelar juga kesenian langen Tayub pada hari Senin (30/09/2018). Kegiatan langen Tayub ini rutin digelar di makam Pule setiap tahunnya. Langen tayub ini digelar 2x dalam sehari, yaitu mulai pukul 13.30 WIB hingga Maghrib dan pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB dinihari.

Langen tayub yang menghadirkan Nyi Wanitika, Nyi Rumiyati, Nyi Puji Rahayu dan Nyi Inayah Wati ini terlihat sangat ramai dipadati oleh masyarakat, baik dari masyarakat Desa Semanding maupun luar desa Semanding. Antusias masyarakat Semanding terlihat luar biasa dengan diadakan kesenian langen Tayub ini yang merupakan kesenian khas warga Tuban.

“Kegiatan sedekah bumi dan tayub ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya di Desa Semanding sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Desa Semanding selama satu tahun. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menjaga tradisi yang sudah dilaksanakan rutin secara turun-temurun di Desa Semanding.” tutur Bapak Lik Suyanto, Kepala Desa Semanding yang baru dilantik pada 14 Agustus 2019.



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus